PENGARUH INTENSITAS MENGAKSES IKLAN (BUY NOW PAYLATER) DI TIKTOK DAN SHOPEE TERHADAP MINAT BERUTANG MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.61721/pendis.v5i1.653Keywords:
Iklan BNPL, TikTok, Shopee, Minat Berutang, MahasiswaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas mengakses iklan Buy Now Pay Later (BNPL) di TikTok dan Shopee terhadap minat berutang mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research untuk menjelaskan hubungan sebab-akibat antar variabel. Populasi penelitian berjumlah 228 mahasiswa, dengan sampel sebanyak 70 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji asumsi klasik, uji korelasi, dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas mengakses iklan BNPL berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berutang mahasiswa, dengan nilai signifikansi < 0,05 dan koefisien regresi sebesar 0,632. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,616 menunjukkan bahwa 61,6% variasi minat berutang dapat dijelaskan oleh intensitas paparan iklan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi frekuensi mahasiswa terpapar iklan BNPL, maka semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk berutang.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








